ROSINA
WEBSITE
Nama
: Rosina.
ST.
NIM
: 02 41 909
Alamat : Juanda 8 Belimbing 7 No. 65
Kota
: Samarinda
Jenis kelamin
: Perempuan
Agama
: Kristen
Email : rosina_st@yahoo.com
Status Nikah
: belum
Status Kerja
: Kerja
Warga Negara
: WNI
Papero adalah nama sebuah robot kecil yang akan membantu para turis di Jepang. Tapi dia bukan pemandu wisata, dia adalah sukarelawan yang mengujicoba teknologi speech-to-speech untuk digunakan sebagai penerjemah di PDA. Alat ini akan diperuntukkan bagi para turis yang berkunjung di Jepang.
Papero ( Partner-Type
Personal Robot ) adalah robot pertama yang secara verbal, dapat menerjemahkan
dua bahasa dengan dialek asli. Teknologi speech-to-speech
yang tengah di ujicobakan pada papero ini, dikembangkan oleh NEC. Teknologi ini
merupakan hasil penelitian bersama antra NEC yang ada di Jepang dan Eropa.
Papero juga memiliki kemampuan untuk memahami dan menirukan kelakuan manusia.
Dilibatkan PDA pada skema ini,
merupakan bagian dari proyek yang lebih besar, yaitu e-Airport. Proyek e-Airport
berambisi untuk menjadikan bandara International Jepang, Narita, sebagai bandara
yang paling canggih di dunia.
Skema ini memungkinkan para turis
yang tiba di bandara Narita untuk menyewa alat yang dapat diandalkan untuk
menterjemahkan bahasa setempat ini.
Papero juga dapat memahami bahasa
slang dan juga memiliki 50.000 kosa kata bahasa Jepang dan 25.000 kosakata
bahasa Inggris yang berkaitan dengan perjalanan dan pariwisata.
Setelah Papero menunjukkan
kemampuan penerjemahannya, PDA akan memakai kemampuan otak dan lidahnya, untuk
dapat menggunakannya pengguna harus berbicara ke PDA, untuk kemudian mendapatkan
terjemahan dari PDA tersebut dalam bahasa Jepang yang hampir sempurna.
Papero dilengkapi dengan alat
pengenal suara dan penerjemah digital untuk berbicara dengan pengguna.
Keakuratannya tergantung pada ukuran dan kualitas kamus yang terdapat pada
handset atau PDA, tetapi hamir 100 persen akurat.
Para turis baik yang datang untuk tujuan bisnis maupun wisata akan dapat mencoba PDA ini sebelum dikomersilkan di bandara-bandara dan pusat-pusat turis lainnya pada akhir 2004 nanti.
Bentuk
Kementerian Telematika, Perlu Langkah Politik Orang TI
Perlu langkah poitik untuk
membentuk Kementrian Telematika. Namun repotnya selama ini hubungan antara orang
TI dengan orang politik masih bagaikan minyak dan air.
Wacana pembentukan Departemen
Telematika sudah lama berkembang di kalangan aktifis komunitas Teknologi
Informasi ( TI ) di Indonesia. Tapi masalahnya, kebanyakan aktivis TI enggan
melakukan langkah politik untuk mewujudkannya.
Pada sisi orang politik, pengamat
telematika, Mas Wigrantoro R.S, melihat kesadaran politik yang rendah. Banyak
yang tidak mau memahami bahwa pembentukan departemen adalah produk politik,
bukan teknologi atau pemerintahan.
Sayangnya tidak ada komunitas TI, komunitas Teknik yang terhormat, yang mau begini. Mereka lebih suka ngomong bagaimana membuat program wireless dan sebagainya. Ketika di minta untuk melakukan upaya pembentukan departemen ini, menilai banyak dari mereka yang mengatakan tidak perlu berpolitik, padahal hampir semua kalangan TI setuju bahwa pembentukan Departemen Telematika ( Telekomunikasi, Media Penyiaran dan Informatika ) adalah hal yang terpenting, Kalau mau memajukan TI secara serius dan konsisten, departemen ini harus ada. Untuk mewujudkan departemen tersebut harus ada langkah-langkah strategis secara politik. Hal ini misalnya dilakukan dengan menemui anggota DPR, partai politik atau staff ahli mereka.
Google akan meluncurkan layanan e-mail gratis. Raja mesin cari ini, makin tak mau kalah dengan rivalnya Yahoo ! Inc. dan mIcrosoft Corp. layanan terbaru dari Google ini akan di nama “ Gmail “. Tengok saja versi betanya. Layanan akan segera muncul ini, menyuguhkan layanan yang di janjikan gratis. Seperti di kutip dari Associated Press, ayanan ini akan diluncurkan dengan kapasitas 2 Gigabyte – 100 kali lebih besar dari yang di berikan rivalnya dan cyukup untuk menampung 500.000 halaman e-mail.
Internet Report, menjelaskan
layanan ini akan secara otomatis mengorganisasikan e-mail mereka termasuk
pengirim, teks dan baris judul dengan cara yang sama seperti ketika melakukan
pencarinn Web.
Untuk mendanai layanan, Google
akan menampilkan link ikan yang disertakan pada topik yang telah dibicarakan
pada e-mail, misanya sebuah e-mail membicarakan mengenai konser yang akan datang,
maka e-mail tersebut akan menyertakan iklan dari agen tiket.
Untuk saat ini, Google hanya
menyuguhkan layanannya untuk para pengguna tertentu yang diundang Google. Tapi
semua pengguna Google akan bisa menikmati layanan ini dalam waktu beberapa
minggu.
Pihak Microsift Hotmail dan Yahoo
menolak berkomentar mengenai layanan baru Google ini. Namun para analisis
berpendapat bahwa layanan e-mail gratis dari Google ini akan menghebohkan
kondisi pasar e-mail gratis.
Menurut hasil survei yang
dilakukan perusahaan riset, comScore media Metrix, pada bulan Februari, Yahoo
mendominasi pasar ceruk ( niche ), dengan 52,6 juta pengguna perbulan di Amerika
serikat. Layanan Hotmail dari Microsoft baru akan mencapai jumlah pengguna
sebanyak 45,4 juta, sementara AOL memiliki 40,2 juta pelanggan berbayar.
Ferris Research mengatakan bahwa
“ Gmail “ merupakan ekstensi logical dari penyedia layanan mesin cari
terbesar di dunia, namun dirinya menilai bahwa Google kemungkinan akan mendapat
masalah jika suatu saat pihaknya mencoba merubah layanannnya menjadi layanan
berbayar.
Analis senior dari perusahaan riset, menangkap sinyal bahwa layann ini menjadikan Google untuk makin mendekati bentuk portal seperti halnya Yahoo dan MSN, dengan cakupan produk dan layanan yang luas mulai dari e-mail sampai belanja online.